I.SEJARAH
KOMPUTER PENTIUM INTEL ATOM
Intel Atom ini diklaim oleh Intel sebagai prosesor terkecil, dibuat dengan teknologi baru yang disebut “hafnium infused 45 nanometer high-k silicon” yang disingkat dengan sebutan teknologi 45 nanometer. Prosesor yang besarnya kurang dari 26 milimeter persegi itu mengandung 47 juta transistor. Selain terkecil dalam ukuran, Atom juga diklaim kecil dalam mengonsumsi daya. yaitu membutuhkan daya kurang dari 1 watt sampai 2,5 watt. sehingga cocok untuk perangkat mobile karena akan hemat baterai.
Produk
perangkat bergerak seperti netbook dan nettop yang beredar saat ini sudah ada
yang dilengkapi dengan Intel Atom, netbook adalah sebuah perangkat yang mirip
dengan notebook hanya saja berukuran lebih kecil dan digunakan khusus untuk
berinternet. contohnya Asus Eee PC 901, MSI Wind, Axioo Pico dan Acer Aspire
One. sedang nettop dibuat untuk berinternet juga hanya saja nettop bukan
perangkat bergerak, nettop tak ubahnya desktop hanya saja fungsinya khusus
untuk berinternet.
Intel
Atom ini menggunakan desain arsitektur yang benar-benar baru, jadi tidak
mengadaptasi arsitektur prosesor yang sudah ada. selain hemat energi Atom juga
memberikan performa yang baik untuk berinternet, Intel Atom memiliki FSB (Front
Side Bus) dengan kecepatan sampai 533 MHz, prosesor ini juga mendukung
multi-threading. Performa multimedia dan game juga digenjot dengan adanya
dukungan untuk Streaming SIMD Extensions 3 (SSE3). Tetapi jangan harap game
tiga dimensi bisa berjalan mulus di perangkat Atom. karena Atom memang dibuat
bukan untuk main game, melainkan untuk berinternet.
Sebelum
Atom diluncurkan, Intel mengumumkan dua prosesor baru dengan nama kode
Silverthorne (Atom Z) dan Diamondville (Atom N). prosesor yang pertama dibuat
untuk perangkat UMPC yaitu ultra-mobile PC. sedang prosesor kedua dibuat untuk
netbook atau notebook kelas hemat.
Pengertian Pentium
Pentium merupakan produk Intel yang mampu
mendominasi pasaran prosesor hingga saat ini. Generasi demi generasi
diluncurkan ke pasaran dengan kenaikan unjuk kerja yang menakjubkan dalam
memenuhi kebutuhan konsumennya.
Berikut evolusi prosesor keluaran Intel dari
prosesor sederhana sampai prosesor keluaran saat ini:
• 8080, keluar tahun 1972 merupakan
mikroprosesor pertama keluaran Intel dengan mesin 8 bit dan bus data ke memori
juga 8 bit. Jumlah instruksinya 66 instruksi dengan kemampuan pengalamatan
16KB.
• 8086, dikenalkan tahun 1974 adalah
mikroprosesor 16 bit dengan teknologi cache instruksi. Jumlah instruksi
mencapai 111 dan kemampuan pengalamatan ke memori 64KB.
• 80286, keluar tahun 1982 merupakan
pengembangan dari 8086, kemampuan pengalamatan mencapai 1MB dengan 133
instruksi.
• 80386, keluar tahun 1985 dengan mesin 32 bit.
Sudah mendukung sistem multitasking. Dengan mesin 32 bitnya, produk ini mampu
menjadi terunggul pada masa itu.
• 80486, dikenalkan tahun 1989. Kemajuannya
pada teknologi cache memori dan pipelining instruksi. Sudah
dilengkapi dengan math co-processor.
• Pentium, dikeluarkan tahun 1993, menggunakan
teknologi superscalar sehingga memungkinkan eksekusi instruksi secara
paralel.
• Pentium Pro, keluar tahun 1995. Kemajuannya
pada peningkatan organisasi superscalar untuk proses paralel, ditemukan
sistem prediksi cabang, analisa aliran data dan sistem cache memori yang makin
canggih.
• Pentium II, keluar sekitar tahun 1997 dengan
teknologi MMX sehingga mampu menangani kebutuhan multimedia. Mulai Pentium II
telah menggunakan teknologi RISC.
• Pentium III, terdapat kemampuan instruksi floating
point untuk menangani grafis 3D.
• Pentium IV, kemampuan floating point dan
multimedia semakin canggih.
• Itanium, memiliki kemampuan 2 unit floating
point, 4 unit integer, 3 unit pencabangan, internet streaming, 128 interger
register.
A.
IN TEL ATOM
Intel Atom adalah prosesor ultra low power baru dari Intel dengan kode
produksi Diamondville, merupakan prosesor paling hemat energi saat ini untuk PC
desktop, prosesor ini hanya membutuhkan daya sebesar 1 – 2,5 Watt atau hanya
sekitar 3% dari daya yang dibutuhkan oleh Prosesor Intel Core 2 Duo (65 Watt),
namun dapat memberikan kemampuan desktop PC X86 seutuhnya, untuk menggenjot
fungsi multimedia.
Intel Atom dilengkapi dengan dukungan Streaming SIMD Extensions 3 (SSE3). Prosesor Intel atom diproduksi dengan teknolgi
45 nanometer, dengan 47 juta transistor didalamnya dan ukuran fisik kurang dari
26 mm persegi, merupakan prosesor Intel terkecil saat ini.
PC desktop berbasis Intel ATOM diberi istilah
NETTOP yang dapat diartikan sebagai PC yang “low–cost”. “Bukan hanya dari sisi harga yang terjangkau, lebih dari
itu sebenarnya Intel telah memulai era hemat energi pada dunia komputer
khususnya desktop PC sehingga pengertian low-cost
akan mencapai pada biaya pemakaian harian.
PC Hybrid
Grand SC530 yang berbasis ATOM cocok untuk semua kalangan, mulai dari siswa
yang baru mulai belajar menggunakan komputer sampai dengan professional
dikantor. Ketika di test, PC Hybrid Grand
SC530 ternyata sangat responsif menjalankan aplikasi office (internet,
pengetikan, kalkulasi, tabulasi dan presentasi), serta memadai pada fungsi
multimedia seperti memutar musik dan video.
Intel Atom menggunakan desain arsitektur
yang benar-benar baru, jadi tidak mengadaptasi arsitektur prosesor yang sudah
ada. selain hemat energi Atom juga memberikan performa yang baik untuk
berinternet, Intel Atom memiliki FSB (Front
Side Bus) dengan kecepatan sampai 533 MHz, prosesor ini juga mendukung multi-threading, karena Atom memang
dibuat bukan untuk main game,
melainkan untuk berinternet.
Sebelum Atom diluncurkan, Intel mengumumkan
dua prosesor baru dengan nama kode Silverthorne
(Atom Z) dan Diamondville (Atom N).
prosesor yang pertama dibuat untuk perangkat UMPC yaitu ultra-mobile PC. sedang prosesor kedua dibuat untuk netbook atau
notebook kelas hemat.
Processor Atom tersedia mulai
2008. Karena disolder, termasuk northbridge dan southbridge-nya, pada satu
mainboard, maka processor ini belum tersedia bagi pengguna rumah atau system
builder, meskipun vendor dapat memperoleh yang sudah terpasang (preinstalled)
pada beberapa motherboard ITX. Atom Diamondville digunakan pada HP Seri Mini,
Asus N10, Lenovo IdeaPad S10, Acer Aspire One & Packard Bell’s “dot” (ZG5),
ASUS Eee PC terkini, AMtek Elego, Dell Inspiron Mini 9, Gigabyte M912, LG Seri
X, Samsung NC10, Archos 10, Sylvania g Netbook Meso, Toshiba NB100, Netbook MSI
Wind PC, RedFox Wiv bzbook 1020i, Zenith Z-Book, dan Archos 10. Tentu ada pula pada
Netbook atau Notebook mini rakitan anak negeri seperti Axioo, A*Star, dan Advan.
Arsitektur
Intel
Atom dapat mengeksekusi sampai dua instruksi per cycle. Kinerja dari Atom inti
tunggal (single core) sama dengan (sekitar) setengah dari processor Pentium M
yang dengan clock sama. Sebagai contoh, Atom 1.6 GHz yang terpasang pada banyak
Netbook seperti EEE-PC memberikan sekitar 3300 MIPS dan 2.1 GFLOPS pada suatu
benchmark standard, bandingkan dengan 7400 MIPS dan 3.9 GFLOPS yang dihasilkan
oleh Pentium M 740 1.73 GHz. Atom mengimplementasikan set instruksi x86
(IA-32); sedangkan x86-64 sejauh ini hanya pada model desktop Atom 230 dan 330.
Model Atom seri N dan Z tidak dapat menjalankan kode x86-64.
Sebagaimana
microprocessor x86 lain, Atom mentranslasi instruksi x86 ke dalam operasi
internal yang lebih sederhana (micro-ops) sebelum eksekusi. Sebagian besar
instruksi menghasilkan satu micro-op ketika ditranslasi, dengan sekitar 40%
memberikan banyak (multiple) micro-op. Jumlah dari instruksi yang menghasilkan
lebih dari satu micro-op secara signifikan kurang daripada arsitektur mikro P6
dan NetBurst. Dalam Atom, μ-ops internal dapat berisi memory load dan memory
store daam kaitan dengan operasi ALU, sehingga lebih mirip dengan model x86 dan
lebih powerful daripada μ-ops yang digunakan dalam rancangan sebelumnya. Ini
memungkinkan secara relatif good performance dengan hanya dua ALU integer, dan
tanpa suatu instruction reordering, speculative execution, atau register
renaming. Atom karena itu merepresentasikan kebangkitan kembali (parsial) dari
prinsip-prinsip yang digunakan dalam rancangan intel lebih awal seperti Intel
P5 dan i486, dengan tujuan tunggal mempertinggi ratio kinerja per watt. Namun,
hyperthreading diimpementasikan sebagai suatu cara mudah (yaitu low power)
untuk memberdayakan efisiensi pipeline dengan menghindari ketergantungan thread
tunggal umum.
Silverthorne
Pada 2 Maret 2008, Intel mengumumkan suatu
processor single-core baru (code-named Silverthorne) untuk digunakan dalam
ultra-mobile PCs/Mobile Internet Devices (MIDs) yang akan menggantikan Intel
A100. Processor ini mengandung 47 juta transistor, 25 mm2, arsitektur sub-3 W
yang memungkinkan ~2500 chip menempati suatu tablet diameter 300 mm tunggal,
memungkinkan produksi yang lebih ekonomis.
Kinerja thread tunggal processor Atom 0.8 GHz setara dengan pendahulunya Intel A110, tetapi akan jatuh pada aplikasi yang memerlukan multithreading simultan, SSE3, dan ekstensi Intel 64. Processor ini berjalan dari 0.8 sampai 1.866 GHz dan mempunyai antara 0.65 dan 2.4 W rating TDP yang dip-down ke 0.01 W saat idle. Atom mengutamakan dua isu multithreading simultan, 16 stage in-order pipeline dengan cache 32 KiB iL1 dan 24 KiB dL1, unit eksekusi integer dan floating point, x86 front end, cache L2 512 KiB dan data tertransfer pada 533 MHz pada front-side bus. Rancangan dipabrikasi dalam CMOS gerbang metal high-k 45 nm 9M dan dirumahkan dalam suatu paket µFCBGA 441-ball.
Kinerja thread tunggal processor Atom 0.8 GHz setara dengan pendahulunya Intel A110, tetapi akan jatuh pada aplikasi yang memerlukan multithreading simultan, SSE3, dan ekstensi Intel 64. Processor ini berjalan dari 0.8 sampai 1.866 GHz dan mempunyai antara 0.65 dan 2.4 W rating TDP yang dip-down ke 0.01 W saat idle. Atom mengutamakan dua isu multithreading simultan, 16 stage in-order pipeline dengan cache 32 KiB iL1 dan 24 KiB dL1, unit eksekusi integer dan floating point, x86 front end, cache L2 512 KiB dan data tertransfer pada 533 MHz pada front-side bus. Rancangan dipabrikasi dalam CMOS gerbang metal high-k 45 nm 9M dan dirumahkan dalam suatu paket µFCBGA 441-ball.
Kebutuhan Daya
Processor
Atom sendiri relatif bersifat power efficient bagi suatu microprocessor x86,
tetapi chipset yang digunakan saat ini tidak begitu irit daya. Sebagai contoh,
meskipun chip N270 umumnya digunakan dalam NetBook mempunyai TDP maksimum 2.5
W, tetapi platform Intel Atom dengan chipset 945GSE Express mempunyai TDP
maksimum 11.8 W, dimana processor hanya mengambil porsi yang relatif kecil dari
total daya tersebut. Secara detail, 2.5 W digunakan oleh processor N270, 6 W
untuk chipset 945GSE dan 3.3 W untuk controller I/O 82801GBM. Intel juga
menyediakan chipset Intel System Controller Hub US15W dengan TDP kurang dari 5
W untuk processor Atom seri Z5xx (Silverthorne) yang digunakan dalam
ultra-mobile PCs/Mobile Internet Devices (MIDs).
Awalnya,
semua motherboard Atom di pasar dilengkapi chipset i945G, yang menggunakan 22
watts sendiri. Pada awal 2009, mulai ada pabrik yang menawarkan motherboard
945GSE-based yang lower power kepada pengguna akhir, dipasangkan dengan Atom
270 CPU.
Kelebihan dan Kelemahan Intel Atom
Intel® Atom™ Processor adalah prosessor
terkecil yang dibuat dengan transistor terkecil didunia. Intel® Atom™ prosessor
secara keseluruhan dibuat dengan desain baru, dibuat dengan konsumsi daya yang
kecil, dan di desain secara spesifik untuk kebutuhan akan perangkat Mobile
Internet dan mudah digunakan dengan biaya pembuatan yang relatif murah.
Keinginan utama pembuatan Intel Atom adalah kebutuhan akan sebuah perangkat
dengan desain baru, bentuk yang kecil namun memiliki kemampuan yang tinggi
untuk menangani besarnya kebutuhan akan internet ujar Intel Executive Vice
President Sean Maloney.
Sebagai prosessor terkecil dan termurah,
prosessor Intel® Atom™ mendukung penggunaan Mobile Internet Devices (MIDs)
terbaru dengan sebuah kategori baru untuk perangkat internet yang dinamakan
netbook dan nettop. Prosesor ini juga merupakan dasar untuk teknologi seluruh
produk terbaru Intel seperti prosesor Intel® Centrino® Atom™.
Prosessor ini dibuat dengan desian baru berdasarkan pada teknologi 45 nanometer (45nm) Prosesor Intel® Atom™ memiliki 47 juta transistor dalam sebuah chip dengan ukuran kurang dari 26mm², membuat prosessor ini sebagai prosesor Intel dengan ukuran terkecil dan kebutuhan daya listrik yang terkecil saat ini hingga membuat daya baterai menjadi lebih lama. Seluruh fitur tersebut membuat prosesor ini memiliki kemampuan dan power yang tinggi untuk kebutuhan ber-internet secara mobile anda.
Prosessor ini dibuat dengan desian baru berdasarkan pada teknologi 45 nanometer (45nm) Prosesor Intel® Atom™ memiliki 47 juta transistor dalam sebuah chip dengan ukuran kurang dari 26mm², membuat prosessor ini sebagai prosesor Intel dengan ukuran terkecil dan kebutuhan daya listrik yang terkecil saat ini hingga membuat daya baterai menjadi lebih lama. Seluruh fitur tersebut membuat prosesor ini memiliki kemampuan dan power yang tinggi untuk kebutuhan ber-internet secara mobile anda.
Beberapa kelebihan prosesor ini adalah :
1.
Menggunakan perangkat baru untuk lebih mengefisienkan daya
dengan performa yang baik sekali yang digunakan oelh seluruh teknologi baterai
hafnium-infused 45nm high-k silicon yang baru
2.
Kenaikan efisiensi daya dalam desain baru yang lebih kecil
sehingga daya yang digunakan kurang dari 1 Watt hingga 2.5 watts untuk
penggunaan perangkat mobile.
3.
Memperpanjang umur baterai ketika waktu idle sehingga
membuat daya yang digunakan relatif sangat kecil yang membuat perangkat tetap
memiliki daya dan juga akan mengawetkan energy.
4.
Dibuat secara spesifik untuk sasaran performa dan penggunaan
daya yang kecil (low power) ketika
menggunakan seluruh microarsitektur
instruction set compatibility dari Intel® Core™.
5.
Intel® Atom™ processor juga mendukung berbagai thread untuk performa dan peningkatan
sistem yang lebih baik.
Selain memiliki kelebihan, Atom juga mempunyai
beberapa kelemahan antara lain :
1.
Kinerja rendah
2.
Tidak multicore
3.
Hanya cocok digunakan untuk kalangan terbatas saja (tidak
untuk gamer, design grafis, video editing,
dll). Apabila anda bukanlah seorang pencinta game online atau game berkapasitas
memory besar, editor video, dan desainer grafis, Anda cocok membeli netbook
dengan Intel Atom didalamnya.
4.
Jika
terjadi kerusakan akan membutuhkan biaya yang relatif mahal, karena prosesor
dan motherboard terdapat dalam 1
paket.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar